Lama tak jumpa ya, lama tak bercengkrama dengan tombol-tombol keyboard, memaksakan pikiran ini mengeluarkan unek-unek yang bermunculan dari dalam dada.
I'm in the mood now, banyak hal di kepala dan dada ini yg berdesakkan untuk dicurahkan lebih dulu. Dan hasilnya, hanya potongan-potongan cerita yang masih terekam di ingatan yang bisa tercurah disini.
Yah, namun semua itu urusan duniawi. Hamba menyadari hamba ini makin jauh dariMu Ya Rabb...
Banyak peringatan keras dariMu yang hamba anggap angin lalu semata...
Semoga UAS mendatang bisa menggiring hambamu ini kembali dekat kesisiMu Ya Rabb, aamiin.
Mozaik 1.
Festival Budaya Nusantara 2013.
Pengalaman kedua sebagai koordinator pelaksana alias ketua panitia. Entahlah, padahal semuanya begitu jelas, namun juga begitu rumit, hingga ku tak tahu lagi potongan mana yang lebih baik kubagi disini.
Kendala utama, lagi-lagi masalah dana. Sampai hingga usai acara, masih meninggalkan luka menganga yang masih perih dirasa. Yah, defisit.
Gagal rasanya, meskipun dari awal sudah diupayakan ini itu untuk berhemat, tetap saja, ketika di akhir, yang ditakutkan ternyata tetap terjadi.
Saya hanya bisa minta maaf anak-anak, saya tidak bisa mengarahkan kalian dengan lebih baik lagi, sehingga hal ini bisa sampai terjadi.
Maaf, benar-benar merasa gagal rasanya...
Ada banyak testimoni-testimoni bagus yg mangapresiasi sebenarnya, meskipun juga ada omongan-omongan miring yg semuanya sebenarnya ada bahan klarifikasinya.
Tapi tetap saja ya, kok rasanya tetap saja menusuk diulu hati.
Semoga kedepannya, semangat tidak surut, untuk senantiasa berusaha dan berdoa menutup defisit yang ada, aamiin.
Dan terima kasih terdalamku, untuk semua anak-anak stafku yang benar-benar sudah tidak diragukan lagi dedikasinya dalam menjalankan acara ini dari awal hingga akhir.
Semangat mereka, keikhlasan mereka...
Ya Allah, berilah mereka semua balasan terbaik dariMu, karena Engkaulah sebaik-baik yang mengetahui yang terbaik, hamba tidak bisa memberi banyak, selain ucapan maaf, terima kasih, dan sepotong doa untuk mereka yang hamba hanya panjatkan padaMu.
Semoga ridhaMu selalu menyertai mereka semua, dan semua pengalaman seta pelajaran yang mereka telah dapatkan menjadi bekal seumur hidup yang kelak bermanfaat, Aamiin Ya Robbal 'Alamiin.
Mozaik 2.
Pentas Tunggal Teater Alir 2013.
Peran wanita yang diterlantarkan namun berkisah dengan narasi berbau seks, selanjutnya diperlakukan tidak baik oleh anak kandungnya, dan meninggal di akhir cerita.
Di latihan-latihan sebelumnya, yang biasanya saya bisa menangis dengan penuh perasaan hingga air mata betul-betul menetes, di panggung malah tidak kejadian. Yah, apa daya, akting hanya tersampaikan sekedar akting. Air mata itu entah sudah kering atau habis untuk latihan-latihan sebelumnya atau apa.
2 bait lagu di sela-sela peran, yang saya harap jadi aji mumpung, ternyata malah gagal total dibawakan. Salah pitch. Salah nada dasar. Untungnya falsetnya masih bisa dipaksa mengikuti kehendak pencipta lagu.
Mohon maaf composer yang terhormat, Kak Hakim, bukan maksud saya, sungguh.
Lagi-lagi saya hanya bisa meminta maaf disini...
Pada akhirnya, saya bersyukur tanggapan dari penonton over all sangat positif, beyond expectation, sangat baik. Bahkan dari alumni. Alhamdulillah.
Semua ini tidak lepas dari kinerja tim yang luar biasa.
Terima kasih tim kerja, para sahabat, keluargaku, Teater Alir, Kalian Luar Biasa!
Mozaik 3.
Akan kusimpan sendiri baik-baik mozaik ini, hanya sekeping doa yang mampu kukirimkan untukmu. Aku mengasihimu sahabat, dengan segenap hatiku yang tanpa kusadari ikut merasakan beratnya hatimu menanggung semua keresahan yang membelenggu.Ya Allah, bantu hamba dan ia tuk selalu dekat padamu, agar segala masalah yang kami tanggung berbuah hikmah yang berharga untuk hidup kami, masa depan kami. Aamiin Ya Robbal 'Alamiin.
Showing posts with label Masa Remaja. Show all posts
Showing posts with label Masa Remaja. Show all posts
Serpihan Isi Hati yang Sudah Tak Utuh Lagi
Read User's Comments(0)
Corat Coret Kala Kantuk Tak Segera Datang
Sungguh khasiat 2 bungkus kopi Good Day malam tadi, ditambah guyuran air dingin mandi keramasku tadi pukul 01.30 sangat ampuh mengusir kantuk. Membuat mata ini tak berat sedikitpun, mulut tak menguap, dan badan pun masih segar tak tergoda dengan rayuan sang kapuk dari tempat tidur. Pukul 04.30, dan aku tiba-tiba merasa sangat dekat dengan blog yang sudah lama kutinggalkan ini. Semalaman ku utak-atik, ku isi dengan segala yang berkesan.
Dan entah kenapa, berbeda dari post2ku yang sebelumnnya, kini aku ingin sedikit bernarasi sambil mengingat-ingat. Meski tugas masih membayang di depan mata.
Mia, selalu dikenal sibuk. Melanglang buana dari organisasi ke organisasi, kepanitiaan ke kepanitiaan. Benarkah? Coba kuingat kembali, apa saja yang kulakukan di 1,5 tahun masa studiku disini? Apa yang membuat persepsi orang2 di sekitarku demikian?
Pengalaman organisasi:
STAN Music Community. Aktif sejenak, turut memeriahkan dan mengisi 1 acara, Harmonious, bersama vocal groupku Cerulean -salah satu spektrum dari warna biru- Namun keberlangsungan vocal group itu bisa dibilang menyedihkan, hanya tampil 1x, dan tidak ada follow up-nya sama sekali. Begitu pula keanggotaanku di UKM ini, tidak bertahan lama juga. Rasanya tidak bisa membaur dengan komunitas yang ada. Aku terlalu biasa, nothing special. Dan akupun memutuskan keluar. (Keterangan foto: dari kanan Adisti, Qisthi, Dhanar, Umien, aku)- Koperasi Mahasiswa STAN. Yang ini lebih parah, bahkan aku merasa tidak sekalipun memberikan kontribusiku pada organisasi ini. Hanya sekali yaitu menyerahkan iuran pertama saat Registrasi KM STAN dulu itu saja. That's it! Meski pernah ikut dlm kepanitiaan yg diselenggarakan UKM ini, tapi tidak lah, aku merasa tidak punya chemistry apa-apa dengan UKM ini.
- BEM STAN 2011/2012. Speechless lah begitu sampai di organisasi ini. Bener-bener BUANYAAAAAK, BEJIBUUUUUN, SOOOOOO MANY that I can learn from BEM STAN. Disini aku mulai mencoba dan dipaksa belajar memahami dan mengimbangi berbagai macam karakter yang ada disekitarku. Sebelumnya aku hanya cukup tahu dan berjalan sesukaku di kehidupanku sendiri, namun tidak untuk sekarang. Disini kita bekerja bersama, dituntut untuk berkoordinasi dan menyamakan visi, tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri. Dan disini pula aku bertemu orang-orang terhebat yang paling aku kagumi nyata dalam hidupku. Di usia muda mereka sudah mencurahkan begitu banyak usaha, pikiran dan tenaganya untuk kemajuan umat. Dengan ikhlas membiarkan diri bergumul dengan cercaan massa dan pekerjaan yang menggunung, dan lagi dengan berbagai kondisi yg kurang mendukung di 1tahun masa jabatan kami.
Dari kiri Kak Rio, Bakry, Kak Agha, Wima, Aku, Cece, Kak Hanung, Kak Ferry
Ya, inilah kami, keluarga Departemen PPSDM BEM STAN 2011/2012. Dengan beberapa program kerja rutin dan proyek kami, kami berusaha sekuat tenaga tuk memberikan kontribusi terbaik kami untuk mahasiswa selama masa jabatan kami. Demi ikrar yang telah terucap kala kami dilantik sebagai pemegang jabatan eksekutif dalam KM STAN. Orang-orang bilang, dep kamilah yang paling solid, yang paling kompak. Diluar memang seperti itu kelihatannya, namun dep paling kompak pun punya masalah intern. Yang tak habis kami bahas dan selesaikan semalam suntuk. Hanya wacana dan wacana yang kami bangun. Dan akhirnya waktulah yang menjawab segala. Berjajar jadwal eksekusi dari program kerja kami, membuat masalah itu tak berarti lagi. Hanya ada masalah teknis didepan mata yang membayangi. Acara demi acara tlah terlampaui. Beberapa acara besar seperti Economic Inside, STAN Awards, Career Day dan Book Fair alhamdulillah telah dapat kami laksanakan dengan lancar. Acara seminar yang konon garing dikalangan anak STAn aja bisa rame di tangan PPSDM, itulah Economic Inside. Kata (magang) mentriku, Kak Aga sih, STAN Awards memegang rekor acara paling ramai yg diadakan di gedung G, well hanya bisa bersyukur saja lah. Career Day, yang merupakan acara PPSDM dg konsep sangat baru, pun dapat terlaksana dengan sukses besar. Hanya saja Book Fair terkendala dari sisi penonton yang minim, maklum basic acaranya tentang buku, yang notabene peminatnya juga tak begitu besar.Terlepas dari semua itu, kembali kami hanya bisa berusaha dan berusaha, dengan amanah yang kami emban dari segenap mahasiswa, kami ingin mencatat sejarah! Meskipun terkendala musim paceklik alias sumber dana yang minim, ditambah masalah warisan dari BEM tahun-tahun sebelumnya yaitu masalah investasi, kami masih bisa survive! Menunjukkan kinerja dan pelayanan kami untuk mahasiswa. Di sisi lain, disini aku dan teman-teman semua juga dapat mengambil hikmah dan pelajaran atas semua yang kami lalui dan kami alami. Dan aku sangat amat yakin bahwa kelak segalanya ini akan ada manfaatnya, akan ada hikmah yang dapat kupetik dari segala usaha dan kerja keras kami ini. Dimana orang lain yang tidak bekerja sekeras kami tidak akan tahu dan mengerti nilai usaha itu. Dan betapa berharganya rasa bangga ketika usaha kita turut dirasakan manfaatnya oleh orang lain, oleh mahasiswa, oleh siapapun itu.
Maka aku tak akan berhenti berupaya, meski pengorbanan tetap harus dilakukan. Itulah yang membedakan kita. Dimana aku harus berpikir lebih cermat untuk membagi waktu akademis dan non akademis tetap sejalan. Dengan kata lain aku membagi waktu tuk diriku sendiri dan waktu tuk ku hadiahkan kepada keluargaku dirumah berupa nilai dan IP yang elok dipandang mata.
AYO PEPS! KITA BERJUANG SAMPAI MASA JABATAN KITA USAI, KITA HADIAHKAN SEGALANYA INI UNTUK MAHASISWA, DAN UNTUK KITA SENDIRI. UNTUK KITA KENANG SEBAGAI PRESTASI BERHARGA DI MASA MUDA. :)
Yang kusayang dan paling kubanggakan :)
dari kiri Kak Ferry, Kak Rio, Wima, aku, Cece, Kak Hanung, Kak Agha, Bakry
LDK, Puncak Oct 23, 2011
Pesan dari seorang kakak,,"AJ"...
q nitip pesen ya...
jgn puas dg apa yg kmu raih....
trslah bermimpi dan berlari....
kesuksesan jgn d cari,,,,tp kesuksesan mencarimu....
A Few Words abt Women,,by INPS
Somebody said this to me:
"perasaan cewek adalah kekuatan sekaligus kelemahan
jadi kekuatan kalo perasaan dan pemikiran bisa jalan selaras
jadi bencana kalo terlalu mementingkan perasaan"
Subscribe to:
Posts (Atom)





